Tak Tampak Bukan Berarti Tak Ada
"Enak ya jadi ibu rumah tangga, nggak ngapa-ngapain di rumah doang." Itu salah satu kalimat yang pasti bikin ibu rumah tangga terbakar emosinya. Jangan mentang-mentang di rumah yang tertutup, seolah kami ini hanya diam saja seharian. Gedubrakan dan jatuh bangunnya kami --para ibu rumah tangga-- kerap tidak tercium sampai luar, tangis sedih dan lelah mental nggak ada yang mendeteksi. Ketika seseorang berani bertanya, "Kamu ngapain aja di rumah? Enak ya, nggak ngapa-ngapain." Dulu mungkin aku akan terkejut, sedikit sakit hati. Namun ketika makin dewasa, aku berusaha memahami bahwa orang yang bertanya seperti itu ia tidak tahu. Tidak melihat bagaimana peran ibu rumah tangga. Mungkin ia tidak tumbuh bersama ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Nggak perlu merasa heran, manusia memang cenderung mengukur nilai sesuatu dari yang nampak di depan mata. Jika tidak terlihat, nilainya menjadi kerdil dan tidak diakui. Coba bayangkan oksigen yang kita hirup seumur hidup...