Review: Meraih Hidup Bahagia

Identitas Buku

Judul buku: Meraih Hidup Bahagia
Judul asli (jika ada): الوسائل المفيدة للحياة السعيدة
Penulis: Abdurrahman Bin Nashir As-Sa'di
Penerjemah: Abdullah Haidir
Penerbit: www.rajhiawqaf.com Al-Rajhi Endowment
Tahun terbit: 2002
Jumlah halaman: 49
Genre / tema: Nonfiksi



Ulasan

Buku ini membahas tentang tips-tips ringkas untuk hidup lebih bahagia. Penulis merangkum 21 poin penting yang perlu diketahui seorang muslim agar bisa lebih tenang menjalani hidup dan jauh dari kegelisahan. Tentunya di sini penulis memberikan dalil-dalil syar'i yang shahih dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sekitar belasan tahun lalu, saya sudah pernah menyimak pembahasan buku ini (versi bahasa Arab) melalui kajian di sekolah. Membaca ulang buku versi terjemahan menjadi upaya memurojaah dan berharap mendapat insight tambahan yang mungkin terlupa atau terlewat.

Salah satu gagasan penting dalam buku ini adalah bagaimana regulasi emosi dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang. Sikap tenang, legowo, dan ridha pada takdir Allah membawa rasa bahagia meskipun kondisi sedang tidak baik saja. Meski demikian, penulis menganjurkan untuk memaksimalkan ikhtiar, mempersiapkan alternatif rencana (plan B dan C), serta menyiapkan mental untuk menghadapi ujian hidup yang akan datang tanpa harus overthinking dan panik dalam merencanakannya.

Sebagai orang yang sering terburu-buru, panik, dan overthingking, saya merasa dinasehati dengan cara yang sangat lembut dan tidak menggurui.

Ada beberapa hal yang menurut saya menarik dari buku ini. Salah satunya sebuah doa yang diajarkan Rasulullah.
Bagian ini menarik karena kedalaman maknanya. Doa yang dibaca ketika mengkhatamkan bacaan Al-Quran ternyata memiliki kandungan yang begitu indah dan menenangkan.

Sebagai buku terjemahan, kualitas bahasa menjadi hal yang penting.
Secara umum, terjemahan buku ini terasa terlalu harfiah. Masih sangat terasa nuansa bahasa aslinya sehingga bagi sebagian pembaca mungkin terkesan agak kurang mengalir.


Karena diterbitkan pada tahun 2002, istilah yang digunakan dalam buku ini terlalu repetitif. Saya harap suatu saat terjemahannya direvisi dengan bahasa yang lebih modern dan segar mengingat semakin banyak kosakata padanan yang telah baku dalam Bahasa Indonesia. 

Beberapa kelebihan buku ini antara lain:

  • Ringkas dan padat
  • Mudah dipahami (versi Arabnya)
  • Memuat dalil syar'i
  • Versi Arabnya merupakan kutaib yang ringan bagi yang baru belajar dan ingin melatih kemampuan bahasa Arab 

Adapun kekurangannya, selain dari bahasa terjemahan, rasanya bukan kapasitas saya untuk memberikan penilaian lebih jauh terhadap karya seorang ulama besar. Bagaimana pun jasa penulis dan penerjemah untuk menghadirkan buku ini sangatlah besar bagi Islam dan kaum muslimin.


Menurut saya buku ini cocok dibaca oleh orang yang sedang mencari kebahagiaan hakiki, dan seluruh muslim yang ingin mengenali bagaimana cara untuk hidup lebih tenang dan menjadi manusia yang bahagia di dunia dan akhirat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 Kata-Kata Bahasa Arab Sedih dan Artinya [+Gambar]

35 Quotes About Love dan Artinya

Review: All Creatures Great and Small by James Herriot