Ringkasan: Tips Hidup Bahagia

Buku الوسائل المفيدة للحياة السعيدة karya Syaikh Abdur Rahman ibn Nasir al-Sa'di merupakan salah satu risalah ringkas yang membahas tentang kebahagiaan dalam kehidupan seorang hamba. Di dalamnya, penulis menyampaikan sejumlah nasihat dan tips yang sederhana namun sarat makna, yang dapat menjadi renungan bagi siapa saja yang menginginkan hati yang lebih tenang. Berikut adalah ringkasan poin 1-6 yang beliau tulis di buku. 

1. Iman dan Amal Saleh

Seseorang yang memiliki iman dan melakukan amal saleh akan lebih mudah mendapatkan kebahagiaan. Hal ini karena iman memberi arah dan nilai dalam hidupnya.

Ketika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur dan mengisinya dengan amal saleh. Dengan begitu, kebaikan tersebut terus bertambah dan menjadi keberkahan baginya.

Ketika menghadapi kesulitan, seorang mukmin bersabar. Ia tidak melakukan atau mengucapkan sesuatu kecuali yang diridhai Allah.

Berbeda dengan orang yang tidak memiliki keimanan di dalam hatinya. Ketika senang, ia cenderung melakukan kemaksiatan. Ketika ditimpa kesusahan, ia mudah marah dan diliputi rasa takut. Karena itu, orang yang tidak beriman lebih mudah merasa gelisah dan jauh dari ketenangan.

2. Berbuat Baik kepada Sesama Makhluk

Ketika seorang hamba berbuat baik kepada orang lain, Allah akan menjauhkan darinya berbagai keburukan dan kesusahan.

Kebaikan kepada sesama tidak hanya memberi manfaat bagi orang lain, tetapi juga melapangkan hati pelakunya dan menjadi sebab datangnya kebahagiaan.

3. Menyibukkan Diri dengan Menuntut Ilmu dan Aktivitas yang Bermanfaat

Menuntut ilmu dan melakukan aktivitas yang bermanfaat dapat membantu memalingkan pikiran dari kegamangan dan kegalauan.

Kesibukan yang baik membuat seseorang tidak larut dalam pikiran negatif, sekaligus memberi rasa makna dalam kehidupan.

4. Memusatkan Pikiran pada Hari Ini, Bukan Kemarin atau Besok

Rasulullah ﷺ berlindung kepada Allah dari al-hamm dan al-hazan.

Al-hazan adalah kesedihan terhadap sesuatu yang telah berlalu, yang tidak mungkin diulang atau didapatkan kembali.

Al-hamm adalah kegelisahan yang muncul karena ketakutan terhadap masa depan.

Salah satu cara meraih kebahagiaan adalah memfokuskan diri pada apa yang bisa dilakukan hari ini. Tidak terus menyesali masa lalu dan tidak pula tenggelam dalam kekhawatiran tentang masa depan.

5. Memperbanyak Zikir

Allah berfirman:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang. Q.S. Ar-Ra'd: 28.

Berzikir dapat mengalihkan pikiran dari hal-hal yang buruk kepada sesuatu yang lebih baik. Selain itu, zikir juga menambah pahala dan mendekatkan seorang hamba kepada Allah.

6. Mengingat Nikmat Allah

Ketika menghadapi kesulitan, sering kali seseorang lupa bahwa nikmat Allah yang diberikan kepadanya jauh lebih banyak dan besar.

Dengan mengingat dan merenungkan nikmat-nikmat tersebut, seorang hamba akan lebih lapang menerima ujian yang Allah tetapkan. Ia menyadari bahwa di balik kesulitan terdapat hikmah, dan meyakini bahwa setelah kesulitan akan datang kemudahan.

Bersambung.

Catatan: Tulisan ini merupakan catatan ringkas dari buku الوسائل المفيدة للحياة السعيدة karya Syaikh Abdur Rahman ibn Nasir al-Sa'd

Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 Kata-Kata Bahasa Arab Sedih dan Artinya [+Gambar]

35 Quotes About Love dan Artinya

Review: All Creatures Great and Small by James Herriot